Pengertian GULMA

Thursday, October 10, 2013
Pengertian GULMA
Pengertian gulma yang paling umum adalah:
(1) Suatu tumbuhan yang tumbuhnya salah tempat (Beal cit. Soerjani, 1987)
(2) Suatu tumbuhan yang tumbuhnya tidak dikehendaki manusia (Soerjani, 1974; Theo, 1974;Tjitrosoedirdjo et al., 1984)
(3) Suatu tumbuhan yang ikut campur dengan manusia di bidang pertanian
(4) Suatu tumbuhan yang manfaatnya belum diketahui (Soerjani, 1974).

Ada dua kelompok pengertian gulma:
a. Bersifat subyektif (berdasarkan kepentingan manusia / Anthroposentris), Gulma adalah:
    * Tumbuhan yang salah tempat.
    * Tumbuhan yang tidak diinginkan.
    * Tumbuhan yang tidak dikehendaki.
    * Tumbuhan yang tidak diusahakan.
    * Tumbuhan yang merugikan.
    * Tumbuhan tidak sedap dipandang mata.
    * Tumbuhan yang mempunyai nilai negatif lebih besar daripada nilai positifnya.
    * Tumbuhan yang belum diketahui manfaatnya.

b. Bersifat Umum
Gulma adalah tumbuhan yang telah beradaptasi dengan habitat buatan dan menimbulkan gangguan terhadap segala aktivitas manusia.

Kaitan dengan budidaya tanaman:
Gulma adalah tumbuhan yang keberadaannya dapat menimbulkan gangguan dan kerusakan bagi tanaman budidaya maupun aktivitas manusia dalam mengelola usaha taninya (Kastono, 2004).

Setiap jenis tumbuhan berpotensi menjadi gulma.  Fryer (1977 cit. Nasution, 1986): Tumbuhan yang berpotensi sebagai gulma cenderung mempunyai ciri khas tertentu yang memungkinkannya untuk mudah tersebar luas dan mampu menimbulkan gangguan dan kerugian.

Ciri khas daripada gulma antara lain:

(a) pertumbuhannya cepat
(b) mempunyai daya saing yang kuat dalam memperebutkan faktor-faktor kebutuhan hidupnya,
(c) mempunyai toleransi yang besar terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem,
(d) mempunyai daya berkembang biak yang besar secara vegetatif dan atau generatif,
(e) alat perkembangbiakannya mudah tersebar melalui     angin, air, maupun binatang
(f) bijinya mempunyai sifat dormansi yang memungkinkannya untuk bertahan hidup dalam kondisi yang kurang menguntungkan (Nasution, 1986).

Sumber:
Dody Kastono
Laboratorium Manajemen dan Produksi Tanaman
Jurusan Budidaya Pertanian UGM

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
KOMENTAR
  • Maaf, kolom komentar dinonaktifkan sementara.

No comments

Silahkan berkomentar sesuai dengan artikel diatas dengan baik dan sopan!