Home » » Opini : Semakin Tinggi Jenjang Pendidikan, Semakin Tidak Kreatif

Opini : Semakin Tinggi Jenjang Pendidikan, Semakin Tidak Kreatif

Opini : Semakin Tinggi Jenjang Pendidikan, Semakin Tidak Kreatif | Sekedar opini pribadi saya saja bahwa saya mengatakan "Semakin tinggi jenjang pendidikan di Indonesia, maka tingkat kekreatifitasan seseorang menurun". Atas dasar apa saya berani mengatakan demikian...???


Oke, sekarang kita lihat saja apa sih yang dilakukan seorang mahasiswa setelah selesai menempuh kuliah????

Jawabannya "CARI KERJA" dan tetangga-tetangga atau teman teman akan bertanya "HEY, KAMU SUDAH KERJA DIMANA?" atau pertanyaan-pertanyaan lain yang semisal.

Bukankah itu mengerikan...???? Dimana seseorang yang telah susah payah selama bertahun-tahun mencari ilmu hanya bekerja menjadi seorang karyawan,pegawai, atau bahasa kasarnya BURUH (mohon maaf)

Walaupun tidak 100% seseorang yang setelah lulus kuliah akan melakukan seperti yang diatas, tapi saya yakin sebagian besar orang akan melakukan yang sedemikian. yaitu "NYARI KERJA DI KANTOR-KANTOR"

Mereka cenderung ingin dapat pekerjaan yang instan, tidak mau kepanasan, dan digaji besar. Bukankah itu sesuatu yang boleh saya katakan "TIDAK KREATIF". Kalau seseorang itu kreatif dan punya pandangan luas maka mereka tidak akan mau HANYA menjadi seorang pegawai, karyawan, dan sebagainya yang semisal. Mereka yang kreatif akan mengatakan "Saya ingin jadi BOS bukan karyawan", "Saya ingin jadi ATASAN, bukan bawahan",dll

Justru, pada saat anak sekolah pada level Taman kanak-kanak (TK), Tingkat kekreatifitasannya masih tinggi. Dimana anak-anak diajari menggambar, mewarnai, dll. Dan ketika anak-anak itu melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pelajaran untuk mengasah kekreatifitasan pun akan semakin menipis. Dimana anak-anak hanya diajari  pelajaran-pelajaran seperti matematika,fisika,geografi,dll. Yang sebenarnya ilmu-ilmu tersebut jarang dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Kita ambil contoh dalam pelajaran matematika, babnya misalnya Integral, dimana integral tersebut dipakai untuk menghitung luas atau volume benda yang tidak rata. Bukankah itu  jarang sekali dipakai dalam kehidupan sehari-hari atau mungkin malah sangat jarang. 

Jadi menurut saya, Mari kita asah terus kreatifitas kita. Boleh belajar sampai tingkat tinggi, tapi jangan sampai mematikan kekreatifitasan Kita. Anda boleh ingin menjadi dokter,guru, polisi, tentara, dll. Tapi iringi dengan kekreatifitasan Anda. 

Sebagai bahan rekomendasi, Nontonlah film "Top Secret" dari Thailand. Dimana diceritakan anak yang malas sekali sekolah tapi memilih untuk berbisnis dan pada akhirnya bisa meraih sukses.

NB :
  • Artikel ini tidak menyarankan Anda untuk malas sekolah atau bahkan tidak sekolah. Tetapi malah menyarankan untuk terus mencari Ilmu setingi-tingginya. karena dengan Ilmu Kita bisa menggenggam Dunia.
  • Kalau ada kata-kata yang kurang tepat atau menyinggung perasaan,  Silahkan tinggalkan komentar Anda.
  • Artikel ini adalah Opini saya, kalau Anda kurang setuju ya mohon maaf....hehehee





0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai dengan artikel diatas dengan baik dan sopan!